Perhatian Serius GCF dan UNDP untuk Deforestasi dan Degradasi Hutan di Kalbar


Pontianak. Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) sudah lama menjalin kerja sama dengan Governor’s Climate Change and Forest (GCF) Task Force. Bahkan, banyak agenda GCF diikuti Kalbar baik di dalam maupun luar negeri. Bentuk kerja sama itu memperlihatkan hasil nyata. Pada Workshop Penyusunan Roadmap Rerja Kerja REDD+ Kalbar di Hotel Ibis Pontianak, 25-26 Juli 2019 didukung oleh GCF. Tidak hanya GCF, dukungan juga datang dari United Nation Development Program (UNDP).

“Benar, kita didukung oleh GCF dan UNDP untuk pertemuan esok (Kamis, 25 Juli, red). Pertemuan tersebut sangat penting untuk menyusun rencana aksi deforestasi dan degradasi hutan,” kata Etty Septia Sari, ST, MIL di kantor Dinas PerkimLH Kalbar, Rabu (24/7/2019).

Dijelaskan Etty, dalam workshop  tersebut akan membahas; pertama, sinkronisasi kegiatan Kelompok Kerja (Pokja) REDD+ Kalbar tahun 2019 serta Penyusunan Kerja Tahun 2020. Kedua, pengisian kusioner evaluasi kinerja REDD+ Kalbar.

“Kita berharap, dua agenda tersebut bisa diselesaikan sesuai rencana. Agenda tersebut sangat penting sebagai upaya mewujudkan deforestasi dan degradasi hutan. Atau, menurunkan gas emisi rumah di Kalbar,” jelas pegawai Dinas PerkimLH ini. (ros)







0 Response to "Perhatian Serius GCF dan UNDP untuk Deforestasi dan Degradasi Hutan di Kalbar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel