Kalbar akan Menerapkan Inventarisasi GRK Melalui SIGN SMART

Pokja REDD Kalbar
Kresensiana mewakili Kadis LHK Kalbar membuka Workshop Inventarisasi GRK di Hotel Orchard Pontianak, 30 September 2020

Pontianak. Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) bersiap-siap menerapkan SIGN SMART (Sistem Inventory GRK Nasional-Sederhana Mudah Akurat Ringkas dan Transparan). Aplikasi ini digunakan untuk menginventarisir Gas Rumah Kaca (GRK).

 “Saat ini pelaksanaan kegiatan inventarisasi GRK dilaksanakan melalui aplikasi SIGN SMART. Ini merupakan salah satu platform unggulan KLHK untuk mendukung proses Inventarisasi GRK dan memerlukan dukungan para pemangku kepentingan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Bidang Kehutanan (LHK) Kalbar melalui Dra Kressensiana Kusnawati ME, Kepala Bidang Penanganan Sampah Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran di Hotel Orchard Pontianak, Rabu (30/9/2020).

Dijelaskannya, ada tiga sektor utama sebagai penyumbang emisi GRK utama di Provinsi Kalimantan Barat sebagaimana ditentukan oleh  Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) yaitu Pengadaan dan Penggunaan Energi (Sektor Energi), Pertanian, Perubahan Tata Guna Lahan dan Kehutanan (AFOLU/Sektor berbasis lahan), dan Pengelolaan Limbah (Sektor Limbah).

“Dalam pelaksanaan kegiatan inventarisasi GRK selama ini dihadapkan pada berbagai tantangan di antaranya pengumpulan data yang sering kali membutuhkan effort ekstra. Adanya kendala dalam supply data yang menunjukkan masih terdapat gap antara data yang dibutuhkan dengan data yang terkumpul. Selain itu juga ketersediaan sumber daya manusia dalam penyelenggaraan IGRK di daerah,” jelas Kresensiana.

Menghadapi berbagai tantangn tersebut, Kalbar melakukan berbagai upaya untuk tetap dapat melaksanakan apa yang telah diamanatkan dalam Perpres 71 tahun 2011  di antaranya dengan:

1. Kegiatan pembinaan kepada kabupaten/kota dalam kegiatan workshop maupun pembinaan langsung ke kabupaten/kota;

2. Membentuk tim panitia pelaksana kegiatan pelaksanaan kegiatan penurunan emisi Gas Rumah Kaca di Provinsi Kalimantan Barat yang ditetapkan melalui SK Gubernur. Anggota tim berasal dari berbagai instansi terkait dengan Inventarisasi GRK di Kalbar;

3. Mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas bagi tim pelaksana kegiatan Inventarisasi GRK;

4. Mengikutsertakan sumber daya manusia untuk mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat.

 “Seperti kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan  salah satu upaya yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memenuhi komitmennya dalam mendukung Inventarisas Gas Rumah Kaca Nasional,” paparnya.

Peserta Workshop Inventarisasi GRK

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini bertujuan untuk :

1.  Memberikan informasi terkini terkait dengan kebijakan-kebijakan perubahan iklim pada tingkat daerah, nasional dan Internasional kepada pemerintah daerah;

2. Meningkatkan kapasitas pemerintah daerah tentang cara menghitung emisi GRK menggunakan SIGN SMART dan pelaporan Inventarisasi GRK;

3. Memperkuat kapasitas pemerintah daerah terhadap Peraturan Presiden No. 71 tahuna 2011 dalam menyusun inventarisasi GRK daerah sebagaimana diatur oleh Kementerian terkait.

 “Saya berharap dari kegiatan ini muncul peningkatan wawasan pemerintah daerah dalam kebijakan-kebijakan perubahan iklim tingkat daerah, nasional dan internasional, peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam penghitungan emisi GRK menggunakan SIGN SMART dan pelaporan Inventarisasi GRK,” harap Kresensiana.

 Hadir sebagai peserta perwakilan dari berbagai instansi pemerintah terkait dengan Gas Rumah Kaca (GRK), akademisi dan NGO. Acara ini berlangsung selama dua hari. (ros)

0 Response to "Kalbar akan Menerapkan Inventarisasi GRK Melalui SIGN SMART"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel